Cara Membuat Niche Blog dan Menjadikannya Uang

4 min read

Cara Membuat Niche Blog dan Menjadikannya Uang

Ingin membuat sebuah blog tapi tidak tahu topik apa yang harus dibahas? Atau mungkin kamu sudah punya topiknya tapi takut tidak mendatangkan cuan? Yups, ini adalah salah satu masalah klasik yang selalu muncul di dunia perbloggingan. Cara Membuat Niche Blog.

Menentukan ide dan membangunnya dalam bentuk website memang tidak sesederhana yang orang pikirkan, karena bisa menjadi pondasi utama sekaligus mempertaruhkan keberlangsungan usaha kamu di masa depan.

Ide topik dalam bahasa marketing sendiri dikenal dengan istilah niche. Nah, khusus bagi kamu yang masih kelimpungan mencari cara membuat niche blog yang potensial, ternyata ada beberapa tips sederhana dan ampuh untuk dilakukan.

Tanpa banyak basa-basi lagi, yuk kita tengok beberapa caranya di bawah ini.

  1. Pilih Topik yang Kamu Minati

Pertama-tama, coba tanyakan kepada diri sendiri mengenai hobi atau sesuatu yang kamu minati selama ini. Biasanya, sesuatu yang diminati akan lebih mudah untuk dibuat dalam bentuk blog dan artikel.

Kamu cenderung akan lebih lancar dalam membuat isi kontennya yang harus di-update minimal seminggu sekali. Ditambah lagi, saat website atau blog kamu mulai terkenal, maka pembaca yang memiliki hobi sama pun akan mulai bermunculan. Disitulah kamu bisa menjaring banyak orang secara tertarget.

Salah satu prinsip penjualan adalah “menjaring banyak orang yang tertarget”.

Seperti misalnya, kamu hobi memancing dan kemudian membuat tips triknya di blog kamu. Jika tulisan kamu menarik dan enak dibaca, orang-orang yang hobi memancing pun akan mulai berdatangan. Itulah yang disebut sebagai “calon pelanggan tertarget”.

Di artikel yang ramai tersebut, kamu tentunya bisa menawarkan alat-alat yang berhubungan dengan hobi memancing dan menjadikannya sumber uang yang menjanjikan.

Contoh jenis hobi lain yang bisa mendatangkan uang diantaranya:

  • Menulis
  • Ilustrasi dan desain
  • Musik
  • Memasak dan makanan
  • Berkebun
  • Fotografi
  • Kerajinan tangan
  • Dekorasi rumah
  1. Pilih Topik Sesuai Dengan Pekerjaan

Menguangkan hobi memang terdengar sangat menarik, tetapi memperluas pengaruh kamu sebagai “seseorang yang ahli di bidangnya” juga bisa menjadi cara terbaik untuk dilakukan melalui blog.

Misalnya jika kamu saat ini berprofesi sebagai seorang dokter, maka kamu pun bisa membuat website bertema kesehatan. Menariknya, niche blog kesehatan merupakan salah satu topik yang paling banyak mendatangkan uang, terutama melalui Google Adsense.

Jadi selain kamu bisa memperkenalkan klinik kamu kepada para pembaca blog, kamu pun bisa menaruh iklan yang bisa mendatangkan cuan. Faktanya, Google Adsense merupakan salah satu cara monetasi yang paling banyak digandrungi oleh blogger Indonesia.

Jadi balik lagi ke pertanyaan awal, “apakah pekerjaan kamu saat ini?

  1. Isi Permintaan Pasar

Konsepnya mungkin sangat mirip seperti bisnis offline pada umumnya. Dimana ada permintaan, disanalah ada penawaran. Dimana ada masalah, disitulah ada cuan yang menanti.

Mengisi permintaan pasar bukan hanya memenuhi apa yang diinginkan oleh calon konsumen kita, tetapi juga bisa memecahkan masalah yang tengah mereka hadapi.

Seperti misalnya, ada banyak pemilik perusahaan yang -maaf- gaptek tetapi ingin memiliki website profil perusahaan mereka sendiri. Disanalah peran kamu sebagai money hunter harus mulai memenuhi kebutuhan mereka tersebut. Kamu bisa membuat website tentang niche blogging dan menawarkan jasa desain website kepada mereka.

Ada pula seorang webmaster yang jago nulis tetapi tidak bisa optimasi SEO, maka kamu pun bisa mengisi permintaan tersebut dengan menawarkan jasa link building seperti PBN.

Cobalah mulai memperhatikan hal-hal kecil di sekitar kamu saat ini. Setiap orang pasti memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda. Jika kamu jeli dan peka, maka permintaan pasar tersebut bisa menjadi ladang uang yang berkelanjutan.

  1. Intip Blog Gado-Gado

Blog gado-gado merupakan sebuah istilah bagi blog yang memuat lebih dari 3 katogeri niche berbeda. Sebenarnya oke-oke saja jika kamu ingin membuat blog gado-gado, akan tetapi tantangan muncul dari segi pembuatan konten yang memakan banyak waktu, SEO yang memakan banyak biaya, serta target market yang semakin melebar.

Semakin melebar segmentasi pasar yang kamu pilih, maka semakin banyak pula saingan yang harus kamu kalahkan. Dan untuk sampai di tahap tersebut, kamu tidak bisa bekerja secara perorangan.

Untuk alasan inilah, kamu bisa mengintip blog gado-gado dan mengambil salah satu topik yang mereka bahas.

Saya ambil contoh EzineArticles. Bisa kamu lihat jika website ini memuat banyak sekali katogeri niche yang berbeda, bahkan dari masing-masing kategori tersebut memiliki sub-topiknya tersendiri.

Mereka bisa melakukannya karena memang website ini dijalankan oleh perusahaan berskala internasional dengan budget yang lumayan membumbung tinggi.

Tapi bagi kita yang ingin memulai membuat blog dengan dana terbatas, maka bisa pilih salah satu topik yang ada di website tersebut.

Jadikan EzineArticle dan website gado-gado lainnya sebagai inspirasi, dan bukan menjiplaknya secara keseluruhan. Karena tanpa persiapan yang matang, membuat blog gado-gado bisa terputus di tengah jalan.

  1. Intip Marketplace untuk Affiliate

Secara sederhananya, affiliate merupakan salah satu aktivitas blogging yang membantu menjual barang dagangan orang lain. Jika ada penjualan, maka kita akan mendapatkan persentase berupa uang.

Beberapa marketplace yang menyediakan program affiliate diantaranya Amazon, Ebay, Clickbank, Shopee, dan lain sebagainya.

Menariknya, kamu tidak perlu repot-repot membuat produknya terlebih dahulu. Cukup dengan mengumpulkan daftar produk di salah satu marketplace tersebut, maka kamu sudah mulai bisa berjualan di blog.

Kita ambil satu contoh lagi ya, sebut saja Amazon. Marketplace berskala internasional ini menyediakan berbagai macam produk yang bisa kamu pilih. Tapi sekali lagi, jangan diambil semua kategori yang ada.

Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Cari salah satu kategori produk yang potensial.
  2. Tanyakan kepada diri sendiri, jika kamu memilih produk tersebut, siapakah segmentasi pasarnya? Misalnya, jualan cangkul untuk petani, laptop gaming untuk pecinta game, apparel buat pecinta fashion, dan lain sebagainya.
  3. Bangun blog kamu dengan niche yang sama dengan produk yang kamu jual. Jika kamu jual cangkul, berarti niche blog kamu adalah pertanian. Jika laptop, maka elektronik. Jika apparel, maka fashion, dan lain sebagainya.
  4. Lakukan riset keyword. Ini memungkinkan kamu untuk mengetahui seberapa banyak orang yang membutuhkan produk tersebut sekaligus memantau keadaan pasar. Karena jika saingannya sudah terlalu ramai (seperti obat penurun berat badan), maka kecil kemungkinan kamu untuk bisa bermain di sana.

     6. Kerucutkan Segmentasi Pasar

Jika ternyata saingan kamu benar-benar sangat sulit dan sudah terlalu ramai, maka kamu harus mengkerucutkan lagi segmentasi pasar biar memiliki kesempatan untuk bermain di niche tersebut.

Caranya adalah dengan mencari LSI dari keyword yang telah kamu target. Langkahnya sangatlah mudah. Cukup ketikan produk yang ingin kamu jual di mesin pencari Google, kemudian scroll ke bawah. Maka biasanya kamu akan menemukan keyword LSI yang masih rendah saingannya.

Misalnya jika saya ketikan kata kunci “baju anak” di google, maka si mbah pun akan memberikan saran kata kunci terkait yang lebih spesifik.

Coba lihat, hanya dari “baju anak” saja, ada banyak ide niche yang bisa kamu gunakan. Tentunya setiap niche memiliki target market yang berbeda. Secara spesifiknya seperti ini:

  1. Brand baju anak. Kamu bisa membuat daftar brand baju anak, yang kemudian tawarkan kepada pembaca jika kamu memiliki produk tersebut.
  2. Grosir baju anak. Kelihatannya ini dicari oleh penjual baju lagi. Nanti kamu bisa membuat kerja sama dengan mereka jika kamu memiliki banyak stok baju anak dengan harga murah.
  3. Model baju anak. Target marketnya mungkin lebih ke ibu-ibu yang suka fashion.
  4. Dan sebagainya.

Dengan mengkerucutkan target market yang kamu sasar, maka kamu bisa bersaing secara lebih sehat dengan para pesaing di wilayah kamu sendiri.  Demikian artikel tentang cara membuat niche blog. semoga bisa menjadi pedomain kalian dalam membuat blog.

Baca Juga

Cara Membuat Website WordPress Dengan 6 Langkah Dasar Sederhana