Cara Meningkatkan Keamanan Website Agar Terhindar Dari Hacker

3 min read

Cara Meningkatkan Keamanan Website Agar Terhindar Dari Hacker

Pencuri tidak hanya aktif melakukan aksinya di dunia nyata, melainkan juga bisa mengancam kamu secara online. Terlebih jika kamu memiliki website yang ramai dikunjungi calon pembeli, lapak kamu tersebut pun bisa menjadi sasaran selanjutnya bagi para hacker.

Kebanyakan hacker mengincar uang yang dihasilkan oleh website kita. Bahkan situs kecil saja seringkali menjadi sasarannya. Beribu cara mereka lakukan demi bisa membobol website kamu tersebut.

Untuk alasan inilah, kamu harus meningkatkan keamanan website agar tidak mudah diobrak-abrik oleh para peretas. Caranya sudah kami paparkan di bawah ini secara lengkap.

  1. Update Website Kamu Secara Berkala

Bukan hanya kontennya saja yang harus kamu update, akan tetapi segala bentuk software yang dijalankan oleh website juga harus tetap kamu pelihara dan jaga performanya. Itu termasuk CMS (seperti wordpress), plugin, theme, dan lain sebagainya.

Faktanya, setiap harinya ada saja website yang berhasil disusupi oleh para hacker hanya karena mereka tidak meng-update software-software yang mereka jalankan. Perangkat lunak yang telah usang bisa memberikan celah kepada para hacker untuk menjalankan aksinya tersebut.

Jadi, pastikan kamu mengecek website minimal sekali sehari demi melihat apakah ada pembaruan yang tersedia atau tidak. Pembaruan tersebut biasanya diberitahu secara otomatis melalui platform website wordpress yang kamu miliki.

  1. Tambahkan Sertifikat SSL atau HTTPS

SSL memiliki singkatan Secure Socket Layer, sementara HTTPS memiliki singkatan Hyper Text Transfer Protocol Secure. Entah itu SSL atau HTTPS, keduanya bisa meningkatkan keamanan website kamu dengan cara yang hampir sama.

Sertifikat SSL atau HTTPS
Sertifikat SSL atau HTTPS

Kita asumsikan kamu sedang membicarakan hal rahasia dengan seseorang menggunakan bahasa Indonesia. Akan tetapi ada orang ketiga yang berhasil mengupingnya sehingga rahasia tersebut bocor ke khalayak umum. Nah, untuk mengakalinya, kamu bisa berbicara menggunakan bahasa asing atau bahkan sandi-sandi yang tidak bisa dimengerti oleh si penguping.

Dalam bahasa teknologi, aktivitas tersebut dikenal dengan sebutan “enkripsi”. SSL dan HTTPS ini bertugas untuk mengenkripsi website kamu agar tidak mudah dijebol oleh para hacker.

Tetapi bukan berarti bisa bebas dari hacker sepenuhnya. Ancaman masih tetap ada jika si peretas tersebut ternyata sangat ahli di bidangnya.

Hanya saja, kemungkinan website kamu terhajar oleh hacker menjadi semakin kecil. Apalagi jika tingkat keamanan kamu dipadu-padankan dengan cara nomor 1 di atas, dan cara-cara lainnya di bawah ini.

  1. Buat Password yang Sulit

Saat kamu membuat akun medsos, pernahkah memasukkan password angka dari 1 sampai 8? Atau berdasarkan angka kelahiran kamu? Nama selingkuhan kamu? Atau bahkan nama kamu sendiri? Jika iya, itu namanya bunuh diri.

Password yang terlalu sederhana dan mudah ditebak cenderung lebih gampang untuk dibobol. Ada sebuah metode hacking yang disebut sebagai brute force, yaitu aktivitas hacking yang mencoba berbagai macam password dalam waktu singkat.

Nah, password-password sederhana inilah yang seringkali menjadi sasaran empuk bagi mereka.

Sebalikknya, password yang kuat dan sulit ditembus para hacker biasanya berisikan lebih dari 10 karakter yang terdiri dari gabungan huruf besar, huruf kecil, angka, dan karakter spesial (seperti tanda seru, tanda tanya, dll).

Contoh password super keras diantaranya:

  • Bq^([!#?S}UE5″z/
  • UTmNV?2K<W5PBEy
  • B3l1PBNdiS4y4Yuk!!

Ketika hacker mencoba menjebol website kamu menggunakan tekhnik brute force, setidaknya mereka membutuhkan usaha yang lebih keras jika kamu menggunakan password sulit di atas. Atau bahkan mereka sudah kedepak duluan oleh software security tertentu seperti wordfence karena dianggap melakukan spam dan aktivitas tidak wajar.

  1. Gunakan Secure Web Host

Sekalipun kamu sudah menggunakan password dan menginstall beberapa plugin security di website wordpress kamu, akan tetapi hacker masih saja bisa membobolnya melalui celah dari hosting itu sendiri. Maka dari itulah, domain kamu harus dihostingkan di server yang memiliki tingkat keamanan maksimal.

Secure Web Host
Secure Web Host

Secure web host biasanya menyertakan SSL dan HTTPS seperti yang sudah tertulis di atas, sehingga komunikasi antara browser dan website kamu akan terenkripsi sehingga menyulitkan hacker untuk membobolnya.

Entah itu website pribadi atau berskala bisnis besar, memiliki secure web host adalah wajib hukumnya, sehingga usaha kamu bisa berjalan dalam jangka panjang tanpa gangguan dari orang-orang yang dzolim.

Bahkan di saat kamu memilih web host – selain bandwidth dan storage, tingkat keamanan hosting juga harus menjadi syarat utama untuk kamu pertimbangkan, demi menghindari kerugian di masa depan.

Baca Juga

  1. Gunakan Plugin Wordfence atau Sejenisnya

Jika kamu menjalankan website dengan menggunakan CMS wordpress, maka Wordfence bisa menjadi plugin wajib yang harus kamu install. Pasalnya, plugin ini bisa memblokir aktivitas para hacker seperti brute force.

Plugin Wordfence
Plugin Wordfence

Orang-orang yang mencurigakan tersebut akan langsung diblokir oleh wordfence sehingga tidak bisa mengakses situs kamu. Manfaat ini berkat Firewall yang dimiliki oleh software security tersebut.

Kamu juga bisa melihat laporan lalu lintas (visitor) yang mencoba untuk melakukan tindakan hacking, sehingga dapat memantau secara langsung tingkat ancaman yang tengah website kamu hadapi.

  1. Back-up Website

Back-up website artinya mendownload semua data-data yang ada di dalam website sebagai cadangan jikalau sewaktu-waktu website kamu mengalami gangguan. Dengan memiliki cadangan data, kamu tidak akan kehilangan kerja keras kamu sepenuhnya.

Misalnya, ketika hacker menyerang dan akhirnya merusak segala macam isi yang ada di website tersebut, kamu sudah punya cadangan data untuk bisa ditempatkan kembali di hosting yang baru.

Back-up data ini harus kamu lakukan minimal 1 bulan sekali untuk update konten mingguan, dan seminggu sekali bagi kamu yang rajin memposting artikel setiap hari.

Cadangan data tersebut tentunya bisa membuat kamu merasa aman secara fisik dan mental. Pasalnya, di dunia internet tidak ada yang 100% aman. Security sekuat apapun pasti memiliki celah yang bisa disusupi oleh para hacker. Terlebih para peretas semakin pintar dan berkembang setiap harinya.

  1. Gunakan Web Application Firewall

Disingkat sebagai WAF, web application firewall bertugas dalam mengatur antara server situs web kamu dengan koneksi data. Tujuan utamanya adalah untuk membaca setiap bit data yang melewati situs kamu, sehingga website pun akan terlindungi secara maksimal.

Secara khusus, WAF ini akan melindungi aplikasi web dari berbagai macam serangan lapisan seperti XSS, injeksi SQL, racun cookie, dan lain sebagainya. Serangan-serangan tersebut merupakan metode yang paling sering dilakukan oleh para peretas untuk membobol suatu website.

Bisa dibilang ini menjadi baju zirahnya HTTP dalam mempertahankan dirinya dari serangan hacker, dengan cara memfilter dan memantau lalu lintas HTTP antara aplikasi web dan internet.

Jadi sebagai pemilik bisnis dan webmaster, kamu tidak boleh hanya memikirkan dari segi keuntungannya saja. Akan tetapi harus dibarengi dengan pemeliharan website sekaligus menjaganya dari serangan orang-orang asing yang berbahaya.

Selalu kedepankan keamanan data perusahaan dan pelanggan kamu, terlebih jika website kamu memiliki aktivitas jual beli berupa pembayaran online.

One Reply to “Cara Meningkatkan Keamanan Website Agar Terhindar Dari Hacker”

Leave a Reply