Cara Meningkatkan SEO Website – 4 Langkah Jitu yang Wajib Dilakukan

4 min read

Cara Meningkatkan SEO Website – 4 Langkah Jitu yang Wajib Dilakukan

Memiliki website memang menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaring calon konsumen di era teknologi seperti sekarang. Tetapi aktivitas pemasaran online tidak sebatas pada pengisian konten dan penawaran jasa saja, akan tetapi harus tetap didukung oleh faktor eksternal seperti SEO.

SEO sendiri memiliki kepanjangan Search Engine Optimization. Secara gampangnya, kita melakukan optimisasi terhadap website tertentu agar nampak di mesin pencarian (seperti Google, Yahoo, Bing, dan lain sebagainya) hingga berada di page one atau urutan nomor 1, mengalahkan semua pesaing dengan konten dan niche serupa.

Ada banyak sekali tekhnik yang bisa kamu lakukan. Beberapa diantaranya bahkan wajib untuk tidak ditunda-tunda agar website kamu cepat nongol di mesin pencari dan mendatangkan calon pembeli potensial.

Adapun cara meningkatkan SEO website tersebut sudah kami susun di bawah ini secara lengkap.

  1. Install WordPress dan Plugin Pendukung

Sebenarnya kita bisa membuat website dengan bantuan berbagai macam CMS yang tersedia secara gratis. Tetapi kami merekomendasikan wordpress sebagai opsi utama karena lebih mudah digunakan dan menjadi jenis yang paling banyak dipilih oleh para blogger Indonesia.

Install WordPress dan Plugin Pendukung

Setelah kamu menginstall wordpress, jangan lupa untuk memasang plugin guna mendukung pekerjaan kamu menjadi lebih mudah, entah itu pekerjaan internal (struktur website) ataupun pekerjaan eksternal (yang berhubungan dengan SEO).

Beberapa plugin yang bisa kamu pilih diantaranya:

  1. All in One SEO atau Yoast SEO. Kedua plugin ini digunakan untuk memudahkan kita dalam mengoptimalkan situs wordpress baik dari sisi internal maupun eksternal. Meskipun ada yang berbayar, tetapi versi gratisnya saja sudah sangat bagus dan layak untuk bersaing di pasaran.
  2. Table of Content. Bisa dibilang ini plugin wajib yang harus kamu gunakan jika konten kamu berbentuk listicle. Saking ampuhnya, list artikel kamu bisa muncul di mesin pencarian google.
  3. WP Rocket. Ini bisa mempercepat tampilan website kamu. Semakin cepat semakin bagus karena memang menjadi salah satu sinyal dari SEO.
  4. Mobile Responsive. Jika tema worpdress yang kamu pilih nampak tidak responsive di layar handphone, baru boleh gunakan plugin ini. Ingat, para peselancar di internet kini mulai didominasi oleh pengguna smartphone.
  5. Elementor. Ini merupakan salah satu plugin terfavorit yang selalu kami gunakan. Biasanya elementor lebih ditujukan pada pembaca kita dengan cara membuat tampilan website menjadi nampak lebih rapi, sehingga membuat visitor nyaman berlama-lama di website kita.

Masih  banyak plugin yang bertebaran di luaran sana. Tentunya kita tidak boleh menggunakan semuanya secara bersamaan. Gunakan seperlunya saja ya!

  1. Riset Keyword

Setelah menginstall wordpress dan menjalankan plugin, selanjutnya jangan buru-buru mengisinya dengan artikel atau konten. Kita harus melihat pangsa pasarnya terlebih dahulu agar penawaran kita tertarget kepada calon pembeli kita. Salah satu caranya adalah dengan riset keyword.

Sekalipun ide dan jasa kita sudah jelas terkonsep, meriset keyword harus tetap dijalankan agar kita tahu “kata kunci” apa sih yang selalu dicari oleh para calon pelanggan kita.

Ada beberapa cara dan tahapan yang harus kamu lakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Tuliskan jasa atau produk yang ingin kamu jual ke dalam 2 atau 3 kata. Misalnya, “produk SEO”, “penulis artikel”, “backlink PBN”, dan lain sebagainya.
  2. Tempatkan diri sebagai konsumen. Sebagai penjual, kita harus tahu dulu isi pikiran dari calon pembeli kita. Misalnya ketika kita jualan jasa backlink PBN, kata kunci apa yang akan diketik oleh calon konsumen kita? Tulis daftarnya dan kemudian cek satu per satu di keyword research tool untuk memperluas ide. Misalnya, “jasa penulis artikel”, “jasa backlink PBN”, “jual expired domain”, dan lain sebagainya.
  3. Gunakan keyword research tool. Dengan menggunakan alat ini, kamu bisa mengetahui seberapa banyak orang yang mencari jasa tersebut sekaligus tahu seberapa banyak kompetitor yang harus kita kalahkan. Salah satu tool yang bisa kamu gunakan adalah io, Google Planner, atau ubersuggest miliknya Neil Patel.
  4. Temukan Pasar Ceruk. Artinya, kamu harus bisa menemukan keyword yang potensial dengan kompetitor yang tidak terlalu sulit. Ada tekhniknya juga untuk bisa sampai di tahap ini dan harus dilakukan dengan sabar dan teliti.
  5. Pilih LSI jika memungkinkan. LSI memiliki singkatan laten semantic indexing. Secara mudahnya, ini adalah keyword terusan dari kata kunci utama yang kamu masukan di awal-awal. LSI biasanya berisi lebih dari 3 kata, dan lebih mudah untuk dioptimasi dan dirangkingkan di mesin pencari.

Setelah berhasil menemukan keyword yang sesuai dengan jasa atau produk yang ingin kamu jual, saatnya lanjut ke pembuatan konten.

  1. Membuat Konten

Konten adalah isi dari website yang tengah kamu kerjakan, yang mana bisa berupa video (seperti youtube), gambar (seperti website wallpaper), artikel (seperti blog), forum (seperti ads.id), ataupun marketplace.

Membuat Konten

Kamu pun harus menentukan jenis konten apa yang ingin diisikan ke dalam website tersebut, dengan cara melakukan beberapa tahapan seperti berikut:

  1. Isi Judul. Judul harus sesuai dengan keyword yang sudah kamu pilih di langkah ke dua di atas.
  2. Meta Description. Ini biasanya dilakukan dengan bantuan plugin wordpress seperti Yoast SEO.
  3. Link yang Rapi. Biasa disebut sebagai anchor text, link yang rapi bisa membuat mesin telusur lebih mudah memahami isi konten kamu. Settingan terbaik biasanya berupa nama website dan disusul dengan judul dari isi konten. Misalnya, namawebsitekamu.com/cara-merangking-seo-website.
  4. Internal Linking, yaitu tautan dari satu halaman ke halaman lain di domain yang sama (website kamu sendiri).
  5. SEO Semantik. Isi konten kamu juga harus memuat beberapa keyword lainnya yang masih berhubungan dengan topik yang dibahas.
  6. Video dan Gambar. Dengan memasukan kedua media ini, maka bisa membuat visitor kamu betah berlama-lama dan menjadi sinyal SEO berikutnya yang tak boleh kamu lewatkan begitu saja.

Pembuatan konten tidak boleh dilakukan secara sembarangan, karena merupakan bagian paling penting dan vital dari pembuatan website. Jangan buru-buru masuk ke langkah 4 jika konten yang kamu buat belumlah maksimal sepenuhnya, karena hanya akan membuang-buang waktu, tenaga, dan biaya nantinya.

  1. Link Building

Ini adalah bagian pendukung yang wajib kamu lakukan, dan sekaligus menjadi yang paling termahal. Faktanya, banyak para penyedia jasa SEO yang membandrol harga selangit antara puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Tetapi jika kamu ingin berhemat dan belajar, kamu pun tentu boleh melakukannya sendiri. Hanya saja, perlu menyiapkan waktu, tenaga, pikiran, dan biaya yang mapan dalam melakukannya. Ini karena backlinking bukanlah ilmu pasti, dan membutuhkan trial error yang tak sedikit. Sehingga tak jarang pekerjaan ini membutuhkan banyak SDM.

Link Building

Secara garis besarnya, ada hal-hal yang harus kamu lakukan saat masuk ke dalam tahap ini.

  1. Backlinking. Pekerjaan melelahkan yang satu ini merupakan aktivitas menanam tautan dari website lain ke website kita. Tentu saja tidak boleh dilakukan secara sembarangan, karena tiap website luar akan memberikan efek berbeda kepada website kita. Yang paling memberikan efek powerful biasanya PBN.
  2. Broken Link Building. Dengan tekhnik tertentu, kita bisa memberitahu pemilik website lain bahwa eksternal link yang mereka cantumkan sudah mati, dan meminta mereka menggantinya dengan website milik kita.
  3. Link Bait. Pertama, kamu coba memberikan link kepada orang lain. Kemudian menghubungi orang tersebut dan memintanya agar memberi link balik kepada kita.
  4. Blast Link. Biasanya Menggunakan robot seperti GSA. Tapi disarankan untuk memberi tameng pada website kita terlebih dahulu sebelum dilakukan. Tameng tersebut bisa berupa tier 1 link building.

Jadi sudah jelas, SEO itu tidak hanya berupa aktivitas membangun link building saja – seperti yang banyak orang duga. Akan tetapi, harus dibangun pondasi terlebih dahulu agar kita bisa menaikan SEO website menjadi lebih efektif dan efisien.