3 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Membuat PBN

3 min read

3 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Membuat PBN

Jika kamu bermain-main ke medsos, forum, atau sekedar browsing di internet, maka kamu bisa menemukan tutorial lengkap tentang cara membuat PBN yang benar dan menguntungkan.

Sekalipun sebagian besar informasi tersebut nampak begitu menarik untuk dicoba, tapi hasil yang sama belum tentu bisa kamu dapatkan. Ini karena praktek lebih besar bobotnya 10 kali lipat daripada teori.

Itu artinya, jika kamu mempelajari teori cara membuat PBN, maka prakteknya harus 10 kali demi menemukan settingan yang pas sekaligus menambah pengalaman kamu di bidang tersebut.

SEO sendiri sebenarnya bukanlah ilmu pasti. Hampir semua praktisi SEO hanya menebak-nebak berdasarkan analisa dan eksperimen. Algoritma yang sesungguhnya hanya Google yang tahu dan tak dibagikan kepada publik secara bebas.

Alhasil, pembuatan PBN pun tak akan efektif selama kamu belum praktik secara mandiri. Masalah dan hasil yang sebenarnya bisa kamu lihat setelah terjun ke lapangan secara langsung.

Tapi tetap, kamu harus tahu dulu dasar-dasarnya sebagai batu loncatan. Selama proses pembelajaran berlangsung, jangan pernah tergiur dengan hasil orang lain, karena jika tak sesuai ekspektasi maka akan membebani mental kamu secara nyata.

Selalu nikmati prosesnya, dan tak kapok dalam melakukan eksperimen, maka upaya kamu pun tak akan pernah menjadi sia-sia!

Maka dari itulah, jika ingin membuat PBN, maka pastikan kamu memperhatikan 3 hal di bawah ini terlebih dahulu, agar mindset dan tujuan kamu dalam pembuatannya tidak melenceng terlalu jauh.

Alasan PBN Banyak Diburu Internet Marketer

membuat pbn

Sekalipun Google menyembunyikan algoritma mesin pencarian mereka kepada publik, tapi para ahli SEO sudah berkali-kali melakukan eksperimen selama bertahun-tahun, dan menyatakan bahwa backlink atau jumlah tautan masih memegang peranan penting sekaligus menjadi paling utama terhadap sinyal SEO.

Backlink sendiri pun dinilai bukan hanya berdasarkan dari kuantitas saja, juga memerlukan tingkat kualitas yang terbaik.

Misalnya, moneysite yang mendapatkan backlink dari 1 halaman Wikipedia masih jauh lebih baik di mata Google dibandingkan dengan moneysite yang mendapatkan backlink dari 10 halaman web 2.0 yang baru dibuat tadi pagi.

Dikarenakan munculnya faktor inilah, para internet marketer masih memfavoritkan PBN sebagai salah satu strategi link building yang dapat mereka praktekkan.

Bahkan manfaat PBN ini sudah menjadi metode pintasan terbaik untuk mendapatkan backlink berkualitas tinggi dalam jumlah besar tanpa harus kehilangan banyak waktu, tenaga, dan uang.

Sekalipun PBN memang memiliki harga yang mahal saat pembuatan dan perawatannya, akan tetapi masih jauh lebih murah jika berbicara mengenai keuntungan jangka panjang.

Website kita masih berpotensi untuk mendapatkan posisi teratas Google sehingga biaya pengeluarannya bisa dikurangi seiring dengan berjalannya waktu, sekaligus mendapatkan pemasukan dari visitor organik tertarget yang datang dari mesin pencari.

Berbeda dengan Google Adwords yang mengharuskan kita mengeluarkan banyak kocek dari waktu ke waktu, dan hampir-hampir tak memberikan untung apapun terhadap sisi SEO.

Untuk itulah, para internet marketer lebih doyan menggunakan PBN sebagai investasi jangka panjang yang murah dan efektif.

Beberapa pakar SEO pun menilai bahwa PBN yang masuk ke dalam kategori black hat masih jauh lebih baik daripada white hat. Pernyataan ini memang agak sedikit memicu kontroversi, namun memang begitulah kenyataannya.

White Hat tidak seefektif Black Hat

Ini karena dalam metodologi white hat, kita harus membuat konten super duper berkualitas dan membiarkan para visitor melakukan backlink secara sukarela dan natural.

Namun di saat yang bersamaan, website kita masih tenggelam di dasar mesin pencarian sehingga mustahil mendapatkan pengunjung organik untuk melakukan backlink natural.

Pada akhirnya, kita harus melakukan pendekatan lain berupa promosi di media sosial atau outreach kepada para webmaster ternama yang sesuai dengan topik kita. Itu berarti, ada waktu dan tenaga tambahan yang harus kita korbankan.

Black Hat menyediakan jalan pintas

Sementara black hat memungkinkan kita untuk tak perlu melakukan outreach atau spam di medsos. Yang perlu kita lakukan adalah dengan membangun PBN, kemudian menaruh link kita di sana secara langsung dan cepat.

Kata orang “waktu lebih berharga daripada uang”. Jika memang demikian, mungkin PBN bisa menjadi pilihan terbaik untuk menghemat waktu, sekalipun di sepanjang jalan pintas tersebut banyak sekali jebakan dan resiko.

PBN Adalah Praktek Ilegal

Setidaknya itulah yang dikatakan oleh Google. Namun secara prakteknya, orang akan jauh lebih memilih menggunakan cara ilegal tersebut untuk bisa mendongkrak posisi moneysite mereka di SERP.

Google memang secara terang-terangan mengatakan bahwa penggunaan PBN itu dilarang. Jika si mbah mengetahui tindakan tersebut, maka mereka bisa langsung melakukan hukuman berupa deindeks.

Saat website kita hilang dari hasil pencarian, maka secara otomatis akan berdampak secara lansung terhadap jumlah visitor yang masuk.

Maka dari itulah, kamu wajib melakukan beberapa tekhnik dan trik agar PBN mampu menyamar sebagai website betulan yang dimiliki oleh orang lain – dan tidak terlihat seperti milik kita.

Ada banyak settingan PBN yang harus kamu lakukan sebelum benar-benar digunakan, dimulai dari pemilihan domain, hosting, pengisian konten, perawatan, hingga penanaman backlink.

Jika tak ada waktu untuk mempelajarinya, mungkin jasa PBN bisa membantu kamu mendapatkan backlink berkualitas demi mendongkrak posisi website kamu di SERP tanpa harus capek-capek melakukan banyak hal teknis.

Ingat, Google memiliki pasukan yang bertugas untuk menilai suatu website secara manual. Para penyedia jasa PBN akan senantiasa melakukan upaya terbaik agar lolos dari manual review tersebut yang biasa dilakukan secara berkala tanpa sepengetahuan kita.

Jadi, Haruskah Menggunakan PBN?

Tergantung kenyamanan masing-masing individu tentunya. Jika kamu seseorang yang ingin bermain aman dan memiliki banyak waktu luang, maka white hat menjadi pilihan terbaik yang bisa kamu lakukan.

Lain lagi jika kamu berperang dengan website dewa di market super keras, sekaligus tak memiliki banyak waktu karena terdapat tuntutan dari klien atau bos di perusahaan tempat kamu bekerja, maka kamu harus segera mengambil resiko untuk menggunakan PBN.

Tapi perlu diingat bahwa semua tekhnik link building yang dilakukan oleh diri kita sendiri (bukan datang dari visitor) masuk ke dalam black hat. Bukan hanya PBN, melainkan semua hal yang menyangkut backlinking dimulai dari web 2.0, link profile, churn and burn, dan masih banyak lagi.

Alhasil, tidak ada webmaster yang benar-benar melakukan white hat secara murni. Karena secara prakteknya, mempromosikan website di medsos pun nantinya akan dianggap sebagai black hat karena bukan dilakukan oleh visitor kita, melainkan oleh diri kita sendiri.

Tapi tetap, PBN masih menempati urutan pertama dalam hal resiko. Untungnya, resiko tersebut berbanding lurus dengan hasil yang mungkin bisa kamu dapatkan dalam kurun waktu 3 bulan saja.

Tak dapat dielakkan pula bahwa PBN menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk membuat moneysite kita mencapai peringkat teratas dan bertahan dalam kurun waktu yang lumayan lama di sana.